Kopi Arabika Gayo

  • Open now! Gayo Bies Kopi Plaza Festival Kuningan!

Laut Tawar Lake at Gayo Highland, Takengon,Central Aceh-Indonesia

Danau Laut Tawar di Dataran Tinggi Gayo, Takengon, Aceh Tengah-Indonesia

 

Kopi Arabika Gayo tumbuh di atas lapukan vulkanik purba di dataran tinggi Gayo, Aceh – Indonesia. Dataran tinggi ini berada pada ketinggia 900 – 1700 m  dpl. Curah hujan di daerah tersebut berkisar 1643 – 2000 mm/tahun, yang artinya sangat baik untuk perkebunan kopi.
Budi daya kopi di dataran tinggi Gayo dimulai tahun 1924 oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Sejak 1930 kopi menjadi sumber ekonomi masyarakat Gayo. Kopi menyumbangkan 50 – 90% pendapatan keluarga.
Saat ini dataran tinggi Gayo merupakan salah satu daerah terpenting bagi kopi Arabika Indonesia. Daerah ini merupakan penghasil terbesar kopi Arabika Indonesia.
Total luas perkebunan kopi di daerah ini sekitar 95.000 hektar. Sebagian besar perkebunan dimiliki oleh sekitar 66.000 keluarga petani. Hanya kurang dari 10% dari keseluruhan yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah dan  swasta.

Tanah, lanskap dan iklim di daerah ini menghasilkan beragam karkter kopi, “body” yang kuat dan rasa yang kompleks.  Sedemikian beragamnya sehingga beberapa ahli kopi menyebutkan bahwa kopi Arabika Gayo memiliki kekayaan rasa berbgai kopi dunia. Karena karakternya yang kuat, kopi Arabika Gayo sering ditambahkan sebagai bahan pencampur kopi (coffee blend) untuk meningkatkan aroma dan body pada campuran kopi tersebut.
Dengan pengolahan yang baik, Kopi Arabika Gayo dikelompokan sebagai kopi bercita rasa tinggi dan masuk dalam salah satu jajaran kopi terbaik dunia.
Di pasar internasional, Kopi Arabika Gayo kerap menggunakan nama dagang Mandheling Coffee, Sumatra Mandheling, Retro Mandheling, Sumatra Gayo, Mandheling Gayo, Super Gayo, dan Gayo Mountain Coffee.
Pada Januari 2010, Kopi Arabika Gayo telah mendapatkan perlindungan dari Direktorat Jenderal Hak dan Kekayaan Intelektual – Kementrian Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia melalui Indikasi Geografis (IG). Pemegang hak IG adalah MPKG (Masyarakat Perlindungan Kopi Gayo – Gayo Coffee Protection Society) yang berdomisili di  Takengon, Aceh Tengah, Indonesia

Geographical Indication  Gayo Arabica Coffee
Indikasi Geografis
Kopi Arabika Gayo